Sementara itu, pada hari-hari sebelumnya rata-rata pergerakan pesawat adalah 36 pergerakan pesawat dengan rician 18 tiba dan 18 berangkat.
"Ada kenaikan sekitar 44 persen juga untuk pergerakan pesawat pada hari ini dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya," ucap Arif.
Sebelumnya Ketua Asosiasi Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) NTB, Dewantoro Umbu Joka mengakui pemesanan tiket, paket-paket wisata, termasuk hotel di Lombok jelang WSBK sudah penuh.
Hal ini tidak terlepas dari keberadaan Sirkuit Mandalika yang akan menggelar WSBK, sehingga permintaan untuk berwisata ke Lombok meningkat. Buktinya bisa dilihat dari pemesanan kamar hotel yang dipesan melalui sejumlah aplikasi baik yang ada di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, Lombok Tengah maupun Kota Mataram.
Meski permintaan ke Lombok menjelang WSBK tinggi, namun pihaknya mengakui ketersediaan kamar hotel di Lombok belum bisa menampung jumlah wisatawan yang akan hadir menonton WSBK.
"Saat ini yang jadi masalah itu, kita masih kekurangan kamar hotel dan transportasi. Contoh pas kita menjadi tuan rumah beberapa kegiatan nasional beberapa tahun lalu selalu yang jadi soal itu kamar hotel dan kendaraan yang masih belum mencukupi," ucapnya.