JK Ungkap Eksportir RI Diuntungkan Imbas Kebijakan Tarif Trump meski Rupiah Terdampak

Suparjo Ramalan
Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla. (Foto: Suparjo Ramalan/iNews.id)

Dalam kondisi tersebut, lanjut JK, para eksportir bisa menurunkan harga jual dalam bentuk dolar AS, tanpa harus mengorbankan keuntungan yang diambil dalam bentuk rupiah. 

“Kalau rupiah melemah artinya kita turunkan harga USD. Rupiahnya tetap. Jadi katakanlah pengusaha garment di Bandung dimana kalau USD per Rp17.000. Supaya harganya di Amerika yang murah turunkan USD 1 tidak apa-apa, dia tetap menerima rupiah yang sama,” tuturnya.

Lebih jauh, JK menilai penerapan tarif timbal balik hanya menambah beban masyarakat dan pengusaha di AS, lantaran harga jual menjadi lebih mahal lagi. Kondisi ini berpotensi menekan daya beli masyarakat di kawasan tersebut. 

“Yang bayar, yang masuk itu (barang impor), yang bayar bukan kita yang bayar, kita efeknya saja, yaitu bahwa daya beli Amerika diperkirakan menurun, harga naik, itu aja sebenarnya kita. Yang kena efek bayarnya itu orang Amerika, jangan lupa, yang bayar Amerika yang bayar,” ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
3 hari lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

3 hari lalu

Trump Kian Agresif Jelang Pemilu, Perang Iran Jadi Senjata Kampanye?

4 hari lalu

Pemilu AS, Trump Pede Partai Republik Menang di DPR dan Senat

4 hari lalu

Gedung Putih Luruskan Pernyataan Trump soal Iran Bisa Hancurkan Los Angeles

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal