Jokowi Minta Interkoneksi Ekosistem Logistik Dipercepat, Ini Alasannya

Suparjo Ramalan
Terminal peti kemas di Pelabuhan Jayapura. (ANTARA/Humas PT Pelindo Terminal Petikemas)

Sejak awal, Negeri Ginseng itu berani menggelontorkan 50 persen Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk membangun dan mengembangkan infrastruktur. Langkah serupa juga dilakukan UAE. 

Investasi besar-besaran UAE dan Korsel di sektor pembangunan pun berbuah manis. Bisnis pelabuhan hingga bandara kedua negara kini menjadi pusat logistik dunia. UAE misalnya berhasil memimpin pusat logistik dari Asia dan Timur Tengah ke Afrika dan Eropa. 

Hal yang sama juga dilakukan UAE yang sukses karena pembangunan infrastruktur. Saat ini, pelabuhan dan  airport UAE menjadi center daripada logistik dunia sekarang, interkoneksi dari Asia, Middle East (Timur Tengah) ke Afrika dan Eropa. 

"Coba liat, mana penerbangan di tempat lain sekarang? dulu Singapura, sekarang Dubai, sekarang Turki juga masuk lagi, ini yang kadang mimpi besar yang diimplemen dalam keseharian yang menjadi kunci, karena percepatan dari pembangunan ekosistem logistik ini akan jadi kunci ekonomi dan pembukaan lapangan pekerjaan untuk cita-cita kita menjadi negara besar," tutur Erick Thohir. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Perputaran Uang di Bahodopi Rp5,9 Triliun per Tahun, Didominasi Karyawan IMIP

Nasional
1 hari lalu

PSI Sebut Jokowi Tak Bisa Buka Ijazah seperti Arsul Sani: Bisa Jadi Preseden Buruk

Nasional
2 hari lalu

Kubu Roy Suryo Cs Polisikan 2 Relawan Jokowi terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Nasional
1 hari lalu

Tolak Berdamai, Roy Suryo Minta Jokowi Minta Maaf ke Rakyat Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal