Jokowi Sebut RI Tak Lagi Swasembada Pangan gegara Hal Ini

Raka Dwi Novianto
ilustrasi penyebab RI tak lagi swasembada pangan. (Foto: dok Kementan)

Diketahui, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo meninjau langsung pelaksanaan pemberian bantuan pompa untuk pengairan sawah dan pertanian, yang dikenal sebagai pompanisasi di Desa Layoa, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Jumat, (5/72024)

"Pompanisasi ini akan meningkatkan produktivitas. Petani tadi menyampaikan di sini hanya panen sekali padahal tanahnya subur karena airnya enggak ada, sehingga dengan pompa ini sudah nanam yang kedua. Nah kita harapkan nanti bisa masuk penanaman yang ketiga,” ucap Jokowi dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan.

Jokowi juga menjelaskan bahwa pompanisasi ini juga sebagai upaya antisipasi pemerintah terhadap kemungkinan kekeringan yang panjang di masa mendatang.

"Artinya dari 1 paling tidak minimal kedua, kalau bisa ketiga ini akan meningkatkan produktivitas beras kita secara nasional," ucapnya.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian melaksanakan program pompanisasi di seluruh wilayah Indonesia. Untuk Kabupaten Bantaeng, pemerintah telah menyalurkan 80 unit pompa dari 150 unit pompa yang dibutuhkan.

"Keperluannya 150 tadi Pak Bupati menyampaikan butuhnya 150, sudah diberikan 80 pompa," ujar Jokowi.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Di Hadapan Prabowo, Kapolri Komitmen Dukung Program Swasembada Pangan

57 tahun lalu

El Nino Belum Ganggu Produksi Pangan, Bapanas: Stok Beras Masih Aman

57 tahun lalu

Wamentan Pastikan Indonesia Tak Lagi Impor Beras, Jagung dan Gula

57 tahun lalu

Polisi Bisa Urus Gizi dan Pangan, Wamenkum: Termasuk Fungsi Melayani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal