Jual BBM Lebih Murah dari Pertamina, Pemilik SPBU Vivo Ternyata Bermarkas di Swiss 

Mochamad Rizky Fauzan
PT Vivo Energy Indonesia masih terafiliasi dengan Vitol Group, raksasa minyak yang berbasis di Swiss. (Foto: M. Rizky Fauzan/MPI)

Meski namanya hampir serupa dengan merek ponsel asal China, secara kepemilikan, perusahaan penyalur BBM ini sejatinya masih terafiliasi dengan Vitol Group, raksasa minyak yang berbasis di Swiss.

Dikutip dari laman resminya, Vitol Group awalnya didirikan di Rotterdam pada 1966. Perusahaan ini juga mengembangkan jaringan SPBU di Belanda, Singapura, Inggris, Australia, dan beberapa negara di Afrika.

Vitol Group bisa dibilang merupakan salah satu perusahaan penyalur BBM terbesar secara global. Pada tahun 2021 lalu, perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar 279 miliar dolar AS.

Dengan jaringan di lebih dari 40 negara, di tahun 2020, perusahaan multinasional ini memperdagangkan 367 juta ton minyak mentah dan produk turunannya.

Selain bermain di hilir dengan menjual BBM secara langsung melalui jaringan SPBU-nya, Vitol Group juga merambah sektor hulu dengan ikut mengebor minyak di Afrika dengan produksi sekitar 55.000 barel per hari.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
10 jam lalu

Harga BBM Pertamina 12 Agustus 2026 Lengkap, Ada yang Turun!

17 jam lalu

Pemerintah Targetkan Pembatasan Pertalite Mulai Akhir 2026, Orang Kaya Dilarang Beli BBM Subsidi!

24 jam lalu

Siap-Siap! Pembelian Pertalite Bakal Dibatasi, Ini Kelompok yang Dilarang

24 jam lalu

Purbaya-Bahlil Bahas Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya, Tegaskan Subsidi Harus Tepat Sasaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal