Kasus Peretasan Bitcoin Terbesar Tahun 2016 Terbongkar, Departemen Kehakiman AS Tangkap Suami-Istri dan Sita Rp51 Triliun

Jeanny Aipassa
Ilustrasi Bitcoin. (Foto: Istimewa)

Dijelaskan, petunjuk kunci mengenai pencucian uang tersebut datang dari pasar digital bawah tanah yang ditelusuri tim Departemen Kehakiman sejak 2017. Sebagian dari uang itu telah ditransfer ke AlphaBay, versi dari eBay yang dihosting di web gelap.

Perusahaan pelacakan mata uang digital Elliptic mengungkapkan, situs itu telah dinonaktifkan, sehingga memungkinkan pihak berwenang untuk mengakses log transaksi internal AlphaBay dan menghubungkannya ke akun mata uang kripto atas nama Lichtenstein. 

Sementara pihak Bitfinex menyatakan telah bekerja sama dengan Departemen Kehakiman untuk mengembalikan Bitcoin yang telah dicuri peretas pada 2016. 

Departemen Kehakiman AS melaporkan, Lichtenstein dan Morgan juga mencoba untuk mencuci uang melalui jaringan pertukaran mata uang atau mengklaim bahwa uang tersebut mewakili pembayaran kepada perusahaan rintisan Morgan. 

Jaksa Agung, Lisa Monaco, mengatakan bahwa pasangan suami-istri tersebut menghabiskan hasil ilegal dari pencucian Bitcoin untuk membeli emas dan token yang tidak dapat dipertukarkan, hingga kartu hadiah Walmart seharga 500 dolar AS.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Seleb
1 bulan lalu

Geger! Nikita Mirzani Murka Vonis Diperberat Jadi 6 Tahun

Bisnis
2 bulan lalu

Harga Bitcoin Anjlok 12 Persen dalam Sepekan, Apa Pemicunya?

Nasional
2 bulan lalu

Eks Sekretaris MA Nurhadi Didakwa Terima Gratifikasi Rp137 Miliar dan Cuci Uang Rp307 Miliar

Seleb
2 bulan lalu

Viral Sosok Kenwilboy, Anak Muda Sukses yang Punya Harta Rp100 Miliar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal