KCI Pastikan Kenaikan Tarif KRL Tak Dilakukan di Masa Mudik Lebaran Tahun Ini

azhfar muhammad
Direktur Operasi dan Pemasaran PT PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wawan Ariyanto, di acara Ngabuburit bersama KCI di Jakarta, Senin (18/4/2022). (Foto: MPI/Azhfar Muhammad)

Sebelumnya, Kemenhub melalui Dirjen Perkeretaapian bersama KAI telah mewacanakan kenaikan tarif KRL hingga Rp5.000 di April 2022. Nantinya penyesuaian tarif KRL pada 25 km pertama sebesar Rp2.000, sedangkan 10 Km selanjutnya dikenakan penambahan sebesar Rp1.000.

Selain ATP dan WTP, penyebab lain kenaikan tarif KRL ini adalah tarif yang tak mengalami kenaikan selama lima tahun. Subsidi yang diberikan Pemerintah pun cukup besar. Biaya operasional yang ditetapkan PT KCI adalah Rp14.981, sementara penumpang cukup membayar Rp3.000.

Sementara itu, Kemenhub menyatakan wacana kenaikan tarif KRL didasari adanya alasan yang kuat. Penetapan besaran tarif juga bukan sembarangan.

"Sekali lagi ada juga kajian dan survei yang telah dilakukan. Angka yang nanti akan diketok palu pun itu juga bukan angka yang muncul tiba-tiba. Itu angka hasil survei, hasil kalkulasi, konsultasi kepada pakar," ujar Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati, beberapa waktu lalu.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
14 hari lalu

Pelindo Catat 3 Pelabuhan Terpadat selama Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Apa Saja?

Nasional
30 hari lalu

Wamenhub Ungkap Sewa Jet Pribadi Meningkat saat Lebaran 2026

Makro
30 hari lalu

BPS Catat Inflasi Maret 2026 Turun jadi 0,41% meski Puasa dan Lebaran

Muslim
1 bulan lalu

Halalbihalal Dalam Islam: Pengertian, Sejarah dan Hikmahnya

Nasional
1 bulan lalu

Arus Balik H+8, One Way Berlaku dari KM 267 hingga KM 72 Sore Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal