KCIC Tegaskan Tak Terlibat Keputusan Impor KRL Baru dari China

Atikah Umiyani
GM Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa. (Foto: Atikah Umiyani)

Namun keputusan akhir untuk impor dari China menimbulkan dugaan bahwa adanya ancaman dari China Development Bank (CDB) yang akan menahan pemberian utang proyek Kereta Cepat Whoosh jika Indonesia memilih tawaran Jepang.

Vice President Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menyebut, keputusan pengadaan impor rangkaian KRL baru dari CRRC Sifang telah mempertimbangkan sejumlah hal, dan tidak ada kaitannya dengan Kereta Cepat Whoosh.

Pertimbangan itu yakni nilai tawaran dari Jepang yang lebih mahal, spefisikasi kereta KRL yang bisa dipenuhi oleh CRRC, hingga persyaratan ketepatan waktu pengiriman (time delivery) yang sesuai dengan kebutuhan KAI Commuter. 

"Ada spesifikasi teknis yang sangat mendekati dari CRRC, karena dia memang produksi benar-benar sesuai kebutuhan kita," ucap Anne dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (6/1/2024).

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
23 jam lalu

Komplotan Pencuri Kabel Kereta Cepat Whoosh Ditangkap! Sempat Bikin Jadwal Perjalanan Terganggu

23 jam lalu

Danantara Buka Opsi Impor KRL Bekas dari Jepang, Kebutuhan Kereta Mendesak

3 hari lalu

KRL Bogor-Jakarta Kota Kembali Normal usai Gangguan Pohon Tumbang 

4 hari lalu

Viral KRL Berasap di Stasiun Cikarang, Ini Penjelasan KAI Commuter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal