Kecewa, Asosiasi Driver Ojol Bakal Awasi Evaluasi Tarif 3 Bulanan

Rully Ramli
Asosiasi Driver Online (ADO) kecewa dengan besaran tarif batas bawah yang diputuskan oleh pemerintah. Tarif tersebut lebih rendah dari aspirasi mereka. (Foto: ilustrasi/AFP)

Kendati demikian, dia menyebut, skema tarif ini bisa mencegah perang tarif antar aplikator yang membuat pengemudi ojek online menjadi korban. Selain itu, aturan induk yang keluar sebelumnya juga memberikan kepastian hukum, sehingga mereka bisa bekerja secara aman dan nyaman.

"Ketiga, yang kami sangat garis bawahi adalah setiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi. Di sinilah yang menjadi kunci bagi kami," kata dia.

Christianten menyebut, evaluasi tiap kuartal penting untuk mengetes reaksi pasar usai penetapan tarif. Namun, dia memahami posisi berat pemerintah sebagai penengah antara kepentingan pengemudi dan aplikator.

"Makanya yang kami apresiasi itu adanya evaluasi setiap 3 bulan. Inilah yang juga akan kami awasi, terus akan kami ikuti bagaimana perkembangannya," tuturnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Nasional
1 bulan lalu

Partai Perindo Berbagi Takjil dan Modal Usaha, Dorong UMKM Tumbuh di Bulan Ramadan

Nasional
1 bulan lalu

BHR Ojol dan Kurir Online, Menaker Ingatkan Aplikator Transparan

Nasional
1 bulan lalu

Kabar Baik! THR Ojol 2026 Capai Rp220 Miliar, Naik 2 Kali Lipat

Megapolitan
2 bulan lalu

Pemprov DKI Segera Tertibkan PKL Berjualan di Trotoar, Ojol Parkir Sembarangan Juga Ditindak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal