Kemenhub Kembali Gelar Program Motis pada Lebaran 2024, Rute Diperpanjang hingga Jawa Timur

Iqbal Dwi Purnama
Kemenhub kembali menyelenggarakan program angkutan motor gratis (motis) pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2024 yang diperpanjang hingga Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

Contoh lain penumpang KA Motis Tengah yang berangkat/naik dari Stasiun Pasar Senen dan turun di Stasiun Cirebon Prujakan dikenakan tarif Rp10.000, namun akan dikenakan tarif Rp20.000 apabila berhenti/turun melewati Stasiun Cirebon Prujakan.

Misalnya, untuk penumpang KA Motis Selatan yang berangkat/naik dari Stasiun Pasar Senen dan turun di Stasiun Kiaracondong dikenakan tarif Rp10.000, namun akan dikenakan tarif Rp20.000, apabila berhenti/turun melewati Stasiun Kiaracondong.

Pada program motis tahun ini, Kementerian Perhubungan menyediakan kuota sebanyak 28.196 orang penumpang dan 12.180 unit motor. Motis 2024 akan diselenggarakan pada tanggal 2-8 April 2024 untuk angkutan Arus Mudik. Sementara layanan MOTIS 2024 untuk angkutan Arus Balik akan diselenggarakan pada 13-19 April 2024.

"Masing-masing lintas akan tersedia arus contra flow sehingga masyarakat yang akan bepergian dengan arus yang berlawanan saat Arus Mudik/Balik, tetap bisa memanfaatkan layanan MOTIS," kata Arif.

Adapun waktu pendaftaran untuk mengikuti program Motis ini mulai dibuka pada 4 Maret-18 April 2024. Sedangkan lokasi pendaftaran terdiri dari beberapa titik, seperti stasiun Cilegon, Jakarta Gudang, Tangerang, Depok Baru, Bekasi, Kiaracondong, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari, Semarang Tawang, Madiun, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
18 jam lalu

Kemenhub Izinkan Fuel Surcharge Naik, Harga Tiket Pesawat ke Bali Tembus Rp2,38 Juta

Nasional
12 jam lalu

Uji Coba Penertiban ODOL Lewat ETLE, Angka Pelanggaran Nyaris Tembus 100.000

Nasional
1 hari lalu

Siap-Siap! Harga Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal gegara Hal Ini

Nasional
3 hari lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

Nasional
9 hari lalu

Jumlah Pesawat yang Beroperasi di RI Ternyata Kian Menyusut, Apa Penyebabnya?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal