Kemenhub Siap Bekukan Aplikator yang Tak Bisa Jamin Keamanan Penumpang

Okezone
ilustrasi. (Foto: AFP)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperingatkan aplikator transportasi online untuk mengutamakan keamanan penumpangnya. Jika tak mampu, izin operasi akan dicabut.

“Keamanan dan keselamatan penggunanya harus diutamakan. Kalau tidak mampu terpaksa kami evaluasi supaya dibekukan operasinya,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi di Jakarta, Senin (5/11/2018).

Pernyataan tersebut merespons dugaan pelecehan dan tindak pidana yang dilakukan oknum mitra pengemudi Grab Car terhadap penggunanya beberapa waktu lalu. Budi mengaku gusar sehingga pemerintah akan mengambil sikap tegas bila diperlukan.

"Saya sudah sering berkomunikasi dengan para operator dan mereka menjanjikan pembinaan kepada mitra pengemudinya. Tapi buktinya ada kejadian lagi,” ujarnya.

Budi menduga kasus pelecehan kembali terjadi akibat pembinaan yang seharusnya dilakukan oleh aplikator transportasi online tidak menyentuh akar permasalahannya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
12 hari lalu

Sopir Taksi Listrik Terseret Usai Cekcok dengan Pengemudi Taksi Online di Tol Kembangan

12 hari lalu

Revisi UU LLAJ, Kemenhub bakal Perjelas Tanggung Jawab Pengemudi dan Aplikator Ojol

29 hari lalu

Pelita Air Kembali Raih Penghargaan On-Time Performance Terbaik, Dirut Ungkap Strategi Operasionalnya

2 bulan lalu

Perpres Ojol Masuk Tahap Harmonisasi, Istana Targetkan Terbit Paling Lambat Awal September

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal