Kementerian BUMN Targetkan Garuda Restrukturisasi Utang Rp21,4 Triliun

Suparjo Ramalan
Pesawat Garuda Indonesia

Adapun penyebab utang Garuda membengkak akibat sejumlah persoalan masa lalu, di antaranya biaya sewa pesawat yang melebihi standar atau cost wajar hingga masalah efisiensi. Kondisi ini diperparah oleh operasional rute penerbangan Garuda Indonesia yang tidak menguntungkan. 

"Rute yang diterbangi banyak yang tidak profitable," ungkapnya. 

Selain itu, pembatasan pergerakan massa selama pandemi Covid-19 memberi pukulan besar bagi kinerja perusahaan. Khususnya, okupansi penumpang yang menurun signifikan. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
3 hari lalu

Tak Cuma Bali, Kemenpar Ajak Turis Asing Jelajahi Danau Toba hingga Labuan Bajo

1 bulan lalu

4 Penerbangan Dialihkan ke Bandara Kertajati Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

1 bulan lalu

Delapan Bandara Terdampak Abu Vulkanik, Pemerintah Mulai Buka Bandara Pagar Alam

1 bulan lalu

Garuda Indonesia Batalkan Semua Penerbangan Jakarta-Bandung-Lampung hingga Pukul 24.00 WIB 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal