Kementerian BUMN Targetkan Garuda Restrukturisasi Utang Rp21,4 Triliun

Suparjo Ramalan
Pesawat Garuda Indonesia

Adapun penyebab utang Garuda membengkak akibat sejumlah persoalan masa lalu, di antaranya biaya sewa pesawat yang melebihi standar atau cost wajar hingga masalah efisiensi. Kondisi ini diperparah oleh operasional rute penerbangan Garuda Indonesia yang tidak menguntungkan. 

"Rute yang diterbangi banyak yang tidak profitable," ungkapnya. 

Selain itu, pembatasan pergerakan massa selama pandemi Covid-19 memberi pukulan besar bagi kinerja perusahaan. Khususnya, okupansi penumpang yang menurun signifikan. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

Dirut Garuda Buka Suara soal Viral Kabar Awak Kabin Patah Tulang usai Pesawat Turbulensi

Nasional
16 hari lalu

Garuda Indonesia Siap Terbangkan 102.502 Jemaah Haji 2026 

Nasional
2 bulan lalu

Garuda Indonesia Tunda Beli Pesawat Baru Meski Kantongi Rp23,67 Triliun dari Danantara 

Nasional
2 bulan lalu

Banyak Pesawat Garuda Tak Bisa Terbang, Danantara Ungkap Bebani Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal