Kementerian ESDM dan DPR Evaluasi Insentif Penurunan Harga Gas Industri

Suparjo Ramalan
Kementerian ESDM dan DPR akan meninjau ulang industri penerima insentif penurunan harga gas menjadi 6 dolar Amerika Serikat (AS ) per MMBTU. (Foto: Ist)

"Kami melihat banyak perusahan yang mendapatkan dispensasi terkait harga gas ini malah seperti tidak memaksimalkan performance mereka, malah mereka membebani," katanya.

Anggota Komisi VII DPR Ridwan Hisjam pun mengusulkan agar pemerintah mengevaluasi kembali penerima insentif harga gas sebesar 6 dolar AS per MMBTU sehingga kebijakan tersebut tepat sasaran.

"Perlu ditinjau kembali apakah yang sudah ditetapkan pemerintah ini tepat sasaran," tuturnya.

Menurut Ridwan, masih ada industri yang belum mendapat insentif harga gas 6 dolar AS per MMBTU membeli gas dengan harga pasar, namun sampai saat ini masih mampu menjalankan kegiatan produksi. Dia pun mendorong agar industri yang mendapatkan insentif penurunan harga gas memanfaatkannya dengan mengoptimalkan penyerapan gas.

"Industri yang dapat subsisid ini juga memanfaatkanlah. Banyak industri yang datang dapat dari harga pasar dari industri yang dapat prioritas ada selisih 2 dolar AS, industri yang nggak dapat mereka jalan nggak ada masalah," ujarnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
19 jam lalu

Baleg DPR Setujui RUU Pengaturan Reforma Agraria, Disahkan di Sidang Paripurna Besok

20 jam lalu

Viral Video Main HP Saat Rapat DPR, Moreno Soeprapto Minta Maaf usai Aksi Melet Disorot Netizen

21 jam lalu

RUU Reforma Agraria, Nama BRAN Diganti Jadi LPRA

21 jam lalu

Nusron Wahid Muncul di Rapat DPR usai 4 Orang Kepercayaan Ditangkap KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal