Kenaikan Harga Solar Dampaknya Lebih Luas Dibandingkan Pertalite, Ini Saran Next Policy

Ikhsan Permana SP
Pengisian BBM solar di SPBU. (Foto: dok iNews)

Dia mengungkapkan, berdasarkan kajian Next Policy, batas kenaikan harga BBM bersubsidi yang paling mungkin (feasible) dan tidak memicu inflasi tinggi adalah sebesar 20 persen.

"Kenaikannya mungkin bisa dibawah 20 persen antara 10 sampai 15 persen," kata Fithra.

Hal itu dilakukan agar dampak dari kenaikan BBM terhadap inflasi tidak terlalu tinggi, sebab Next Policy mencatat apabila kenaikan harga BBM dibawah 20 persen, maka inflasi yang ditimbulkan tidak lebih dari 1 persen.

"Itu akan menimbulkan efek inflasi yang sebenarnya tidak terlalu besar, di awah 1 persen," ungkap Fithra.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ESDM Akui Harga Pertamax Naik Bikin Banyak Konsumen Beralih ke Pertalite, Jamin Stok Aman

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.794 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

57 tahun lalu

Breaking News: BI Kembali Naikkan Suku Bunga Jadi 5,75 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal