Kenaikan Harga Solar Dampaknya Lebih Luas Dibandingkan Pertalite, Ini Saran Next Policy

Ikhsan Permana SP
Pengisian BBM solar di SPBU. (Foto: dok iNews)

Dia mengungkapkan, berdasarkan kajian Next Policy, batas kenaikan harga BBM bersubsidi yang paling mungkin (feasible) dan tidak memicu inflasi tinggi adalah sebesar 20 persen.

"Kenaikannya mungkin bisa dibawah 20 persen antara 10 sampai 15 persen," kata Fithra.

Hal itu dilakukan agar dampak dari kenaikan BBM terhadap inflasi tidak terlalu tinggi, sebab Next Policy mencatat apabila kenaikan harga BBM dibawah 20 persen, maka inflasi yang ditimbulkan tidak lebih dari 1 persen.

"Itu akan menimbulkan efek inflasi yang sebenarnya tidak terlalu besar, di awah 1 persen," ungkap Fithra.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.899 per Dolar AS, Ini Pendorongnya

6 hari lalu

Negara-Negara G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak dan Solar untuk Redam Harga

9 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.966 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

10 hari lalu

Inflasi September 2026 Tembus 3,28%, Harga Cabai hingga Daging Ayam Jadi Biang Kerok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal