Kenaikan Harga Solar Dampaknya Lebih Luas Dibandingkan Pertalite, Ini Saran Next Policy

Ikhsan Permana SP
Pengisian BBM solar di SPBU. (Foto: dok iNews)

Dia mengungkapkan, berdasarkan kajian Next Policy, batas kenaikan harga BBM bersubsidi yang paling mungkin (feasible) dan tidak memicu inflasi tinggi adalah sebesar 20 persen.

"Kenaikannya mungkin bisa dibawah 20 persen antara 10 sampai 15 persen," kata Fithra.

Hal itu dilakukan agar dampak dari kenaikan BBM terhadap inflasi tidak terlalu tinggi, sebab Next Policy mencatat apabila kenaikan harga BBM dibawah 20 persen, maka inflasi yang ditimbulkan tidak lebih dari 1 persen.

"Itu akan menimbulkan efek inflasi yang sebenarnya tidak terlalu besar, di awah 1 persen," ungkap Fithra.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

Rupiah Menguat 0,75 Persen dalam Sepekan, Ini Pendorongnya

4 hari lalu

Wacana Pembatasan Pertalite, Airlangga Sebut Tipe Kendaraan Jadi Acuan Desil Masyarakat

4 hari lalu

Anggaran Subsidi Energi Naik Jadi Rp272,9 Triliun di RAPBN 2027, ESDM Ungkap Penyebabnya

6 hari lalu

Purbaya Ungkap Rencana Pembatasan Pertalite, Warga Desil 10 Jadi Sasaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal