DENPASAR, iNews.id – CV Natural Bali Kulkul, Usaha Mikro Kecil (UMK) asal Bali yang memproduksi garam, berhasil menembus pasar ekspor ke sejumlah negara. CV Natural Bali Kulkul merupakan salah satu UMK binaan PT Pertamina (persero), di Bali.
Menurut Ni Putu Ayu Wilasmini, pemilik usaha CV Natural Bali Kulkul, sejumlah negara yang pernah menjadi tujuan ekspor garam produksi UMK ini, antara lain Singapura, dan Perancis.
"Baru-baru ini, kami juga mengekspor garam ke Thailand sebanyak 2 ton dan California, Amerika Serikat sebanyak 10 ton," kata Ayu Wilasmini.
Dia mengungkapkan, perkembangan bisnisnya makin pesat tatkala bergabung menjadi UMK binaan Pertamina, pada Tahun 2020. Sebelumnya, Ayu Wilasmini sering ditolak bank saat mengajukan kredit di untuk mengembangkan usahanya.
“Dahulu kami berusaha pinjam modal ke bank namun kerap ditolak dan dibilang untuk apa produksi garam pinjam ratusan juta. Akhirnya dapat bantuan dari Pertamina, dan usaha saya berkembang. Sekarang malah pihak bank yang kejar menawarkan pinjaman. Di sinilah upaya saya dalam menyelamatkan garam rakyat yang terlupakan,” papar Ayu Wilasmini.
Dia menjelaskan, modal usaha yang diberikan oleh Pertamina dipergunakan untuk membuat rumah kaca tempat produksi garam. Sebelumnya, dengan 1 rumah kaca yang sudah ada, dia mampu memproduksi 2-3 ton garam tiap bulan. Saat ini, dengan 2 rumah kaca, produksinya meningkat 2 kali lipat menjadi 4-6 ton garam/ bulan.
Pjs. Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan CV Natural Bali Kulkul merupakan salah satu UMK Binaan Pertamina di Bali yang memiliki perkembangan usaha cukup pesat.
“Baru berdiri kurang lebih 3 tahun tapi sudah mampu jadi UMK Go Global dengan mengekspor produknya ke luar negeri,” tutur Fajriyah, Selasa(29/6/2021).