Menurut dia, PT Pertamina (Persero) melalui Program Pendanaan UMK terus memberikan dukungan kepada pengusaha mikro dan kecil, dan secara kontinyu melakukan pemantauan.
Sementara Vice President CSR and SMEPP Management Pertamina, Arya Dwi Paramita, yang turun langsung memantau ke beberapa UMK Binaan Pertamina di Bali mengungkapkan rasa bangga atas keberhasilan CV Natural Bali Kulkul yang berkembang pesat dan menembus pasar ekspor.
Menurut Arya, usaha CV Natural Bali Kulkul, dapat menyelamatkan hasil garam rakyat yang mulai tergeser garam impor.
“Beragam jenis garam dengan kualitas yang prima dihasilkan di Natural Bali Kulkul ini, makanya bisa menembus pasar ekspor. Tujuan Ibu Ayu Wilasmini sangat mulia karena selain membangun pertumbuhan ekonomi masyarakat, juga menyelamatkan industri garam rakyat agar tak terlupakan. Usaha seperti inilah yang harus senantiasa kita dukung,” tutur Arya.
Dia berharap, usaha CV Natural Bali Kulkul dapat terus berkembang dan melebarkan sayapnya lebih luas lagi dalam hal ekspor produk. Serta memberi kesempatan kepada warga sekitar, terutama wanita di Bali untuk penyediaan lapangan pekerjaan.
Menurut Arya, melalui Program Pendanaan UMK, Pertamina ingin senantiasa menghadirkan energi yang dapat menggerakkan roda ekonomi. Energi yang menjadi bahan bakar, serta energi yang menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan.
Pertamina juga senantiasa mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development Goals) melalui implementasi program-program berbasis ESG (Environmental, Social, and Governance) di seluruh wilayah operasionalnya. Hal ini merupakan bagian dari tanggung jawab lingkungan dan sosial, demi mewujudkan manfaat ekonomi di masyarakat.