Kementerian BUMN, lanjut dia, meminta agar perusahaan menjalankan bisnis dengan hati-hati, mitigasi risiko yang lengkap, dan dengan linca menghadapi berbagai faktor-faktor internal maupun external.
Sebagai hasil akhir Kementerian BUMN menginginkan dalam 5-10 tahun ke depan, bukan hanya lima BUMN bisa masuk di dalam Forbes atau Fortune, namun ada 10-12 perusahaan yang bisa berada di posisi tersebut.
"Saat kita di tier dua, ada perusahaan seperti MIND ID, seperti IFG, seperti holding yang lain-lain, yang kita harapkan seperti Pelindo, yang diharapkan jadi nantinya second tier company akan masuk ke dalam Forbes and Fortune List di masa depan," ungkap Tiko.