Kinerja Ekspor Januari 2023 Turun Dibanding Desember 2022, Ini Penyebabnya

Advenia Elisabeth
Kinerja ekspor Januari 2023 turun dibanding Desember 2022, ini penyebabnya. (Foto: Ilustrasi/Ist)

“Ekspor nonmigas Indonesia ke kawasan emerging market dan developing economies tumbuh signifikan," ucapnya.

Pada Januari 2023, ekspor nonmigas ke kawasan Asia Tengah meningkat 87,12 persen MoM, diikuti kawasan Afrika Selatan sebesar 69,48 persen dan kawasan Karibia sebesar 57,78 persen.

Sementara dengan kinerja ekspor Januari yoy naik 16,37 persen dan impor hanya tumbuh 1,27 persen, mendorong surplus perdagangan pada Januari 2023 sebesar 3,87 miliar dolar AS. 

Dia memaparkan, surplus perdagangan Januari 2023 terdiri atas surplus neraca nonmigas sebesar 5,29 miliar dolar AS dan defisit neraca migas sebesar 1,42 miliar dolar AS. Adapun komoditas penyumbang surplus nonmigas terbesar pada Januari 2023 adalah bahan bakar mineral (HS 27), lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15), serta besi dan baja (HS 72) dengan total surplus mencapai 7,39 miliar dolar AS. 

Jika dilihat berdasarkan mitra dagang Indonesia, negara-negara mitra dagang utama seperti Amerika Serikat, Filipina, India, Jepang, dan Malaysia berkontribusi terbesar terhadap surplus nonmigas pada Januari 2023.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Indonesia Masih Bergantung ke Impor Energi, MPR Dorong Revisi UU Migas hingga EBT

Nasional
9 hari lalu

Mentan Bongkar Penyelundupan 72 Ton Bawang Bombai Impor Ilegal: Harus Ditindak Tegas!

Nasional
11 hari lalu

RI-Eurasia Teken Kesepakatan Perdagangan Bebas, Perluas Pasar Sawit hingga Tekstil

Nasional
26 hari lalu

Banjir Barang asal China, Pemerintah Siapkan Aturan Pembatasan Impor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal