Kisah Howard Schultz, Pernah Jadi Loper Koran hingga Bawa Starbucks Mendunia

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Howard Schultz diketahui berperan penting dibalik kesuksesan coffee shop Starbucks. (Foto: Reuters)

Berkat kemahirannya di bidang olahraga, dia mendapatkan beasiswa di Northen Michigan University dan lulus sebagai sarjana komunikasi pada 1975.

Setelah lulus kuliah, Schultz bekerja sebagai sales di Xerox Corporation. Kemudian, pada 1979 dia bekerja di bidang manajemen pada sebuah perusahaan manufaktur, produsen kopi asal Swedia bernama Hammarplast.

Saat bekerja di Hammarplast, dia mencermati ada sebuah kedai kopi di Seattle yang selalu membeli mesin kopi pembuat espresso di kantornya, kedai kopi tersebut bernama Starbucks.

Starbucks didirikan pada tahun 1971 dengan menjual minuman hangat seperti kopi, teh, bumbu, hingga aksesoris kopi. Ketika Schultz bertemu dengan founder dari Starbucks dia terpikat karena semangatnya dalam membuat kopi yang nikmat. 

"Saya tahu bahwa bisnis ini akan sangat hoki. Saya tidak tahu alasannya mengapa. Tapi saya tahu bahwa saya berada ditempat yang istimewa," kata Schultz.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pramono Ingin Jakarta Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Sebut Budaya Ngopi Makin Masif

16 hari lalu

Kekayaan Elon Musk Kembali Melesat, Kini Tembus Rp15,12 Kuadriliun

1 bulan lalu

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia, Elon Musk Masih di Pucuk!

1 bulan lalu

Kronologi Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas di Depan Kafe Jaksel, Sempat Minum Air Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal