Kisah Li-Ka-shing, Orang Terkaya di Hong Kong yang Pernah Jualan Plastik

Ikhsan Permana SP
Li Ka-shing dikenal sebagai orang terkaya di Hong Kong. Dibalik kesuksesannya, konglomerat asal China ini ternyata pernah jadi salesman dan berjualan plastik. (Foto: Reuters)

Ketika perusahaan itu semakin berkembang, Li mulai memperoleh properti pada akhir 1970-an membuatnya menjadi pengembang swasta terkemuka di Hong Kong.

Kemudian pada tahun 1979, Li menjadi pengusaha China pertama yang membeli salah satu perusahaan perdagangan lokal besar milik Inggris. Dia membeli saham pengendali di Hutchison Whampoa.

Di bawah kepemimpinannya, Hutchison muncul sebagai operator pelabuhan independen terbesar di dunia. Perusahaan juga membeli Husky Oil di Kanada dan mendirikan operasi telepon seluler di Australia, Eropa, dan Amerika Serikat. Di antara usaha Li lainnya adalah layanan Internet, Tom.com yang terbukti sangat populer di China.

Pada tahun 1986, kerajaan bisnis Li diperluas ke Kanada dengan sahamnya di Husky Energy dan akhirnya ia mengakuisisi sepenuhnya perusahaan tersebut. Demikian pula, Canadian Imperial Bank of Commerce yang juga diakuisisi oleh Cheung Kong. Lalu, pada 1990-an, Li terjun ke Inggris melalui jaringan telepon seluler Orange.

Tidak berakhir sampai di situ, Li melihat potensi pertumbuhan yang sangat besar dari industri teknologi yang baru lahir. Dia kemudian mendirikan Horizons Venture pada tahun 2006. Bisnis itu menjadi taruhan besar pertamanya di bidang teknologi pada tahun 2007 dengan menginvestasikan sekitar 60 juta dolar AS di Facebook.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Internasional
28 hari lalu

Kebakaran Apartemen Hong Kong Renggut 159 Nyawa, Departemen Pemadam Kebakaran Dibohongi

Internasional
28 hari lalu

Polisi Hong Kong Tangkap 21 Orang terkait Kebakaran Apartemen, Korban Tewas 159

Internasional
30 hari lalu

Kebakaran 7 Apartemen Hong Kong Dipicu Renovasi Tak Sesuai Aturan, Polisi Tangkap 14 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal