Kisah Pedagang, Tukang Parkir hingga Petugas Minimarket di Balik Polemik Minyak Goreng

Bachtiar Rojab
Kisah pedagang, tukang parkir hingga petugas minimarket di balik polemik minyak goreng. (Foto: MPI/Subhan Sabu)

"Kalau saya yang jualan, saya siasati dengan dagang ayam yang biasanya goreng jadi saya bikin gulai, terus biasanya ada tahu tempe goreng itu saya jadikan tempe bacem, ikan pun saya jadikan pepes ikan," tuturnya.

Selain itu, Asih terpaksa membeli minyak goreng alternatif untuk menjaga dagangannya agar tetap komplet di tengah keterbatasan minyak goreng.

"Nah setelah itu tiba-tiba banyak minyak curah di pasar, saya akhirnya beli itu karena (minyak goreng kemasan) kemahalan. Minyak curah saya beli Rp20.000 per 1 kilo. Tapi besoknya naik lagi jadi Rp22.000," ucapnya.

Selain Asin, tukang parkir di minimarket juga merasakan dampaknya langkanya minyak goreng. Cipto (40) mengaku banyak ditanyai oleh ibu-ibu terkait ketersediaan minyak goreng.

"Itu ibu-ibu pada datang kan sampai ngantre juga, tiba-tiba sampai saya banyak ditanyain sama ibu-ibu. Ada minyak goreng enggak, ada minyak goreng enggak?" ujarnya.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Beri Sinyal Pajak Marketplace Berlaku Mulai Juli 2026

57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 17 Juni 2026, Beras hingga Cabai Rawit Merah Naik

57 tahun lalu

Mendag Pastikan Harga Minyakita Naik, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Update Harga Pangan 29 Mei 2026, Cabai hingga Minyak Goreng Kompak Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal