Robert Budi Hartono & Michael Bambang Hartono (Foto: SINDOnews)
Cahya Puteri Abdi Rabbi

JAKARTA, iNews.id - Tak jarang pengusaha mengalami kegagalan dalam menjalankan bisnisnya. Namun, banyak juga pengusaha yang berhasil bangkit dari kegagalannya dan sukses kembali. 

Para pengusaha yang berjuang untuk meraih kesuksesannya kembali menjadikan kegagalannya sebagai pelajaran berharga.

Dikutip dari berbagai sumber oleh MNC Portal Indonesia, berikut daftar pengusaha yang kembali sukses setelah mengalami kegagalan: 

1. Hartono Bersaudara - Pendiri Djarum Group

Dua bersaudara yang merupakan orang terkaya di Indonesia, Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono menjadi salah satu pengusaha yang bangkit dari kegagalan. Kegagalan tersebut bermula ketika ayah mereka, Oei Wie Gwan meninggal dunia dan pabrik miliknya mengalami kebakaran hebat. 

Namun, berkat kegigihannya, dua bersaudara tersebut mampu membangun kembali bisnis keluarganya. Keduanya memperbarui alat-alat yang digunakan menjadi lebih canggih dan modern.

Kini, Djarum Group menjadi salah satu gurita bisnis terbesar di Indonesia.

2. Dato Sri Tahir - Pemilik Mayapada Group

Dato Sri Tahir pernah mengalami kebangkrutan dan sempat menjalankan usaha leasing. Namun, tidak bertahan lama karena terlilit utang.

Kemudian, dia beralih ke bisnis garmen dan mulai berkembang ketika mendirikan Mayapada Group pada 1986.

Menurut data Forbes, Dato Sri Tahir memiliki kekayaan 2,5 miliar dolar AS atau setara Rp37,20 triliun. 

3. Irwan Hidayat - Pendiri Sido Muncul

Perusahaan Irwan Hidayat nyaris bangkrut pada 2004 lalu karena perusahaannya memiliki utang Rp160 miliar. Sebelumnya, Sido Muncul juga hampir bangkrut pada medio 1990-an. 

Irwan tercatat sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Dia memiliki kekayaan sebesar 1,58 miliar dolar AS atau setara Rp 23,51 triliun.

4. Jusuf Hamka - PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP)

Jusuf Hamka memulai kariernya sebagai sopir traktor pembuatan jalan selama tiga tahun. Kehidupan yang dijalaninya jauh dari kata mewah. 

Namun, hal tersebut tidak membuat dirinya putus asa, dia justru belajar dari berbagai dari berbagai kegagalan yang pernah dilaluinya.

Jusuf Hamka memilih bisnis jalan tol sebagai jalan keluarnya. Hal itu dipilihnya dengan pertimbangan risiko bisnis jalan tol yang tidak akan mati meskipun dalam kondisi yang sepi. 


Editor : Aditya Pratama

BERITA TERKAIT