Salt Bae saat memperagakan kepiawaiannya menyajikan steak dan direkam oleh penyanyi dan YouTuber Indonesia, Vidi Aldiano. (Foto: dok iNews)
Viola Triamanda

JAKARTA, iNews.id - Kisah sukses chef Salt Bae ternyata berawal dari profesi tukang daging yang merupakan pekerjaan pertamanya. 

Salt Bae yang memiliki bama asli Nusret Gokce merupakan salah satu celebrity chef yang tak hanya terkenal dan sukses, tetapi juga menjadi miliader. 

Sosok chef Salt Bae menjadi sorotan publik usai mengunggah sebuah video yang menampilkan dirinya mengiris potongan daging empuk yang diakhiri dengan aksi menaburkan garam kristal ke daging dengan cara yang unik. 

Gerakan ikonik dirinya saat menaburkan garam inilah yang kemudian kerap dijadikan meme dan menjadi perbincangan di media sosial. 

Ternyata kepiawaian Salt Bae dalam mengiris potongan daging bak sebuah karya seni tak lepas dari profesi awalnya sebagai tukang daging.

Pria kelahiran Istanbul Turki pada tahun 1983 yang hobi memelihra rambut gondrongnya lahir dan besar ditengah keluarga penambang yang bukan tergolong keluarga kaya raya.

Ayahnya yang bernama Faik Gokce merupakan seorang buruh tambang batu bara. Kesulitan ekonomi membuat Salt Bae harus berhenti sekolah di usia 10 tahun. Kemudian untuk membantu orang tuanya, Salt Bae akhirnya harus bekerja di usia yang masih remaja. 

Saat berusia 13 tahun, Salt Bae mulai bekerja di sebuah kedai daging lokal dan mendapat tugas menjadi tukang potong daging. Setelah beberapa tahun, Salt Bae kemudian bekerja di sebuah restoran steak di Turki, dia melakoni profesi ini hingga berusia 23 tahun. 

Bermodalkan niat yang kuat, Salt Bae pada tahun 2009 memberanikan diri untuk merantau ke Buenos Aires, Argentina pada 2009 tanpa memiliki kemampuan bahasa Inggris maupun Spanyol. Tidak hanya itu, bahkan modal tabungan yang dia miliki tidak seberapa. 

Dia berniat untuk hijrah ke Buenos Aires karena kota tersebut dikenal sebagai kota dengan konsumsi daging terbesar. Dia berharap di kota ini kemampuannya dalam pemotongan daging dan pengetahuannya di industri daging meningkat. 

Salt Bae yang selalu bekerja keras dan gigih dalam bekerja berhasil membuka restoran steak pertamanya di Istanbul Turki pada 2010 dengan nama Nusr-Et Steakhouse. Dia hanya memiliki 10 orang pekerja diawal bisnisnya dengan dekorasi sederhana dan hanya terdapat delapan meja saja. 

Namun restorant tersebut semakin populer, informasinya pun merebak hingga membuat Salt Bae semakin dikenal sebagai seorang pakar daging. Ketenaran restoran tersebut juga didengar oleh seorang pebisnis bernama Ferit Sahenk. 

Dia kemudian datang untuk mencicipi steak buatan Salt Bae. Rasa steak bikinan Salt Bae berhasil membuatnya terkesan hingga pada akhirnya dia memutuskan untuk berinvestasi pada restoran Salt Bae. 

Dengan bantuan investor tersebut, Nusr-Et pun akhirnya diperluas dengan membuka cabang di berbagai wilayah Timur Tengah hingga kemudian berhasil tersebar di beberapa negara seperti London, Inggris, Riyadh, dan Arab Saudi. 

Salt Bae yang dulunya harus berhenti sekolah dan mulai bekerja memotong daging di usia 13 tahun tersebut akhirnya berhasil membayar peluhnya dimasa muda. Pasalnya saat ini kekayaan Salt Bae diperkirakan mencapai USD50 juta atau setara dengan Rp746 miliar. 

Begitulah kisah sukses chef Salt Bae, koki selebrito yang dulu berprofesi sebagai tukang daging.



Editor : Jeanny Aipassa

BERITA TERKAIT