Kisah Sukses WNI Buka Warung di Arab Saudi, Omzet hingga Puluhan Juta Sehari

Cahya Puteri Abdi Rabbi
Kisah sukses WNI buka warung di Arab Saudi, omzet hingga puluhan huta sehari. Foto: YouTube Kang Irlan

Warung Pojok Top One menjadi favorit warga Indonesia yang bekerja maupun berkunjung ke Arab Saudi. Pasalnya, hidangan yang disajikan dapat mengobati rindu akan masakan-masakan Nusantara. Dua menu yang menjadi kegemaran pelanggan, yakni siomay dan cireng.

Warung makan tersebut bisa mendulang omzet cukup besar. Dalam satu hari, omzetnya 1.000 riyal atau Rp4 juta untuk hari biasa. Sedangkan jika ramai, seperti akhir pekan atau libur bisa mencapai lebih dari 5.000 riyal Rp20 juta sehari.

Namun selama bulan suci Ramadan, jam buka warung akan dibatasi. Hal itu karena lebih banyak orang yang memilih untuk memasak di rumah, dari pada membeli di luar.

Saat Ramadan, waktu buka warung lebih singkat. Warung dibuka setelah buka puasa dari pukul 20.00 hingga 02.00. Sementara pada hari biasa, warung buka mulai pukul 17.00 hingga 00.00.

Untuk kisaran harganya pun terbilang murah untuk ukuran di sana. Misalnya satu porsi bakso hanya dibanderol 15 riyal atau setara Rp60.000. Begitu pun dengan sejumlah varian menu lainnya, tak memiliki perbedaan harga yang signifikan. 

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Iran Diguncang Demo Besar-besaran, Kemlu Ungkap Kondisi Para WNI

Nasional
2 hari lalu

Saudi Gempur Yaman, 3 WNI Terjebak di Pulau Dajjal Socotra

Nasional
2 hari lalu

Danantara Targetkan Kampung Haji di Makkah Tahap Awal Tampung 22.000 Jemaah

Nasional
2 hari lalu

Antisipasi Kondisi Venezuela Memanas, Kemlu Siapkan Protokol Lindungi WNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal