Konflik Timur Tengah Meluas, Ini Dampaknya bagi Indonesia

Ikhsan Permana SP
Harga bahan pokok naik jelang Ramadan, cabai rawit paling signifikan. Foto: Advenia E

Hal itu, terutama untuk komoditas-komoditas impor seperti contohnya gandum yang dari Ukraina, yang memang terus meningkat harganya.

"Kemudian ada beberapa komoditas yang memang negara-negara melakukan proteksi. Ini yang menyebabkan imported inflation akan cukup tinggi juga, makanya kebijakan untuk menahan suku bunga adalah kebijakan jalan tengah yang menurut saya cukup baik dilakukan oleh Bank Indonesia," tutur Huda.

Selain mengandalkan suku bunga acuan, lanjutnya, pemerintah juga harus menjaga harga komoditas dalam negeri terutama komoditas bahan pokok.

"Contohnya aja beras, kemudian cabai yang sekarang ini tengah naik, kemudian ada beberapa barang komoditas pokok lainnya yang menurut saya itu harus menjadi tanggung jawab pemerintah," ungkap Huda.

Dalam hal ini, pemerintah eksekutif dalam hal kebijakan yang sifatnya adalah fiskal terutama kalau kita lihat beras yang harganya tak kunjung turun dan memang  ini yang menyebabkan inflasi ini cukup bergejolak dalam beberapa pekan terakhir.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah Nyaris Sentuh Rp16.900 per Dolar AS

Nasional
7 hari lalu

Purbaya Ungkap Ekonomi RI Cerah, Ajak Investor Segera Berinvestasi

Nasional
15 hari lalu

Kerja Pemerintah Pascabencana Berbuah Hasil: Inflasi di Aceh, Sumut dan Sumbar Berbalik Deflasi

Bisnis
16 hari lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal