Konsultan Keamanan Siber Duga Serangan Ransomware ke BRI Cuma Hoaks

Aditya Pratama
Konsultan Keamanan Siber, Teguh Aprianto meragukan klaim serangan ransomware terhadap BRI. Dia menduga serangan tersbut hoaks. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Isi datanya cuma 1 file excel yang isinya cuma 100 row data yang match dengan salah satu dokumen di scribd dan pdfcoffee. Mari tepuk tangan untuk Bashe, group ransomware terkocak sepanjang masa," katanya.

Kabar serangan siber tersebut diketahui muncul dari media sosial X melalui akun @FalconFeedsio yang menyampaikan bahwa BRI tengah terkena serangan Bashe Ransomware pada, Rabu (18/12/2024).

Akun tersebut menyebut bahwa kelompok peretas berencana merilis sekaligus menawarkan data nasabah BRI untuk dijual. Akun @FalconFeedsio juga membagikan sejumlah informasi terkait kelompok peretas. 

Data Nasabah Aman

Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga M Nugraha mengatakan, pihaknya telah melakukan asesmen mendalam dan tidak menemukan adanya ancaman ransomware terhadap sistem BRI.

Pihaknya juga memastikan data dan dana nasabah aman dan bisa bertransaksi normal.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
14 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp3,8 Triliun untuk Rekening Gratis 76 Juta Warga Usia 17 Tahun ke Atas

28 hari lalu

Rosan Ungkap Skema Warga Usia 17 Tahun Otomatis Punya Rekening: BRI Nasional, BSI Khusus Aceh

29 hari lalu

Warga RI Berusia 17 Tahun bakal Otomatis Punya Rekening dan Saldo Rp50.000

29 hari lalu

Hoaks Politik Makin Canggih, Partai Perindo Dorong Sistem Deteksi Dini jelang Pemilu 2029

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal