Korsel Minta Pemerintah Indonesia Segera Cabut Larangan Ekspor Batu Bara

Athika Rahma
Ilustrasi batu bara PTBA. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kebijakan larangan ekspor batu bara menuai kecaman negara importir. Setelah Jepang, Korea Selatan (Korsel) juga meminta Pemerintah Indonesia segera mencabut larangan ekspor batu bara. 

Permintaan tersebut disampaikan Menteri Perdagangan Korsel, Yeo Han-koo, menyampaikan dalam rapat daring kepada Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi, terkait kebijakan ini.

"Menteri Perdagangan Yeo menyampaikan kekhawatiran pemerintah atas larangan ekspor batu bara Indonsia dan sangat meminta kerja sama dari pemerintah Indonesia untuk memulai kembali pengiriman baru bara," demikian keterangan resmi pemerintah Korsel yang dikutip dari Yonhap News Agency, Minggu (9/1/2022). 

Menanggapi permintaan Korsel, Lutfi mengakui Indonesia menyadari kekhawatiran yang disampaikan oleh pemerintah Korsel dan akan melakukan upaya untuk penyelesaian yang menguntungkan semua pihak.

"Kedua menteri sepakat tentang pentingnya kerja sama dalam jaringan pasokan global dan menekankan perlunya upaya bilateral untuk rantai pasokan komoditas yang stabil," tulisnya. 

Adapun, menurut Handbook of Energy and Economic Statistics of Indonesia 2020, Korea tercatat sebagai negara tujuan ekspor batu bara terbesar ke-4 dengan jumlah ekspor batu bara ke Korea per 2020 mencapai 24,78 juta ton. Tak heran, begitu ekspor batubara dilarang, negara ini ikut berteriak ke pemerintah Indonesia.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
3 hari lalu

ESDM Kaji Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol-Biodiesel, Siapkan Insentif Pajak Baru

6 hari lalu

Ledakan Ranjau di Perbatasan Lukai 3 Tentara Korsel, Korut Dituntut Minta Maaf

7 hari lalu

Batu Bara Mau Diubah jadi BBM, Pemerintah Siapkan Kalimantan dan Sumsel jadi Basis Produksi

11 hari lalu

Kejagung Lelang 436 Ribu Ton Batu Bara Sitaan Kasus Samin Tan, Laku Rp179 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal