JAKARTA, iNews.id - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mencatat kinerja yang positif selama enam bulan pertama tahun ini.
Sepanjang kuartal II-2018 (April-Juni), bank daerah ini membukukan laba bersih Rp903 miliar. Laba ini naik atau tumbuh sebesar 9,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Raihan ini berada di atas rata-rata industri perbankan sebesar 7,7 persen.
Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan mengatakan, perseroan menyalurkan kredit Rp72,3 triliun. Sementara kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah (non-perfoming loan/NPL) yang rendah.
“Di triwulan II ini kami berhasil menjaga NPL pada level 1,6 persen lebih baik dibandingkan industri perbankan per Mei 2018 yang sebesar 2,79 persen,” kata Irfan melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (1/8/2018).
Dia menyebut, pendapatan bunga bersih (net interest income) tumbuh 3,7 persen sementara pendapatan nonbunga (fee based income) tumbuh signifikan sebesar 20,3 persen. Adapun biaya cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) turun 48,9 persen.