"Kuncinya itu ada di nomor dua karena adanya kerja sama antara pemerintah daerah, airlines, dan masyarakat untuk melakukan maksimalisasi utilisasi. Karena walaupun di rute-rute gemuk pada hari Senin-Kamis itu relatif kosong terutama siang dari pukul 10.00-15.00," tuturnya.
"Kalau ruang ini (waktu tertentu) tadinya 50 persen dan bisa mencapai 100 persen, artinya airlines mendapatkan pendapatan, dan pendapatan itu bisa diberikan diskon atau pengurangan harga pada saat pagi dan sore hari atau di weekend," tambahnya.
Menhub memberikan contoh, pemda di Toraja, Sulawesi Selatan, yang memberikan memberikan subsidi dengan cara melakukan block seat. Mereka menjamin tingkat keterisian kursi pesawat mencapai 60 hingga 70 persen, sekaligus turut serta memasarkan tiket kepada masyarakat hingga pegawai pemerintah.