Perseroan mencatatkan EBITDA Rp4.291,8 miliar, mewakili 36,1 persen EBITDA margin dan laba bersih sebesar
Rp1,675 triliun.
Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, mengatakan kinerja keuangan perseroan yang signifikan tidak terlepas dari restrukturisasi bisnis digital di sektor media dan jasa keuangan sudah memasuki tahap final, dan pariwisata sudah bangkit.
"Ditambah konsolidasi IATA yang baru saja menjadi pilar terbaru dari BHIT, akan memberikan tambahan signifikan bagi pendapatan Perseroan mulai November 2022," kata Hary Tanoesoedibjo, dalam keterangan, dikutip Kamis (1/12/2022).
Menurut dia, ke depan MNC Group tidak lengah dan akan terus mempertajam strategi bisnis di semua lini bisnis, dan memastikan eksekusi berjalan tepat untuk memposisikan diri sebagai market leader di masing-masing sektor.
"Menginjak akhir tahun 2022, produktivitas tiap unit bisnis makin ditingkatkan. Sebagai Presiden Direktur, saya terlibat langsung dalam meningkatkan kinerja dan berkomitmen untuk mengangkat MNC Asia Holding ke level yang lebih tinggi dengan inovasi produk dan layanan yang tepat," ujar Hary Tanoesoedibjo.