Larangan Ekspor CPO Tuai Protes Industri, Mendag: Kepentingan Rakyat Paling Utama

Advenia Elisabeth
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, angkat bicara mengenai protes kalangan industri terkait larangan ekspor produk minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya. 

Menurut dia, larangan ekspor semua produk sawit, baik CPO dan turunannya dilakukan demi kepentingan masyarakat agar mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau. 

"Keputusan ini diambil dengan sangat tetap memperhatikan perkembangan hari demi hari situasi ketersediaan minyak goreng curah untuk masyarakat," ujar Mendag Lutfi dalam konferensi pers virtual, Kamis (28/4/2022).

Mendag Lutfi tidak menampik bahwa akan ada dampak dari kebijakan ini bagi produsen dan eksportir CPO dan turunannya, namun yang diutamakan pemerintah saat iini adalah kepentingan rakyat. 

"Tentu akan ada dampak dari kebijakan ini, namun sekali lagi saya tegaskan bahwa kepentingan rakyat adalah yang paling utama," kata Mendag Lutfi. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
11 hari lalu

DSI Tegaskan Tak Berwenang Tetapkan Harga Ekspor CPO hingga Batu Bara

1 bulan lalu

BPS Sebut Implementasi B50 Bisa Pengaruhi Ekspor CPO di Semester II 2026

2 bulan lalu

Prabowo Geram Minyak Goreng Sempat Langka: Padahal Penghasil Sawit Terbesar, Tak Masuk Akal

2 bulan lalu

Menkop Siapkan Skema agar Koperasi Petani Sawit Bisa Punya Pabrik CPO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal