Luhut Mau Luncurkan Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah September Ini di Bali

Suparjo Ramalan
Luhut mau luncurkan bahan bakar pesawat dari minyak jelantah (IG Luhut)

"Diestimasikan bahwa penjualan SAF secara domestik dan ekspor dapat menciptakan keuntungan lebih dari Rp12 triliun per tahunnya. Selain itu, pengembangan industri SAF juga akan menjadi pintu masuk investasi kilang biofuel lebih lanjut dari swasta maupun BUMN," tutur dia.

Indonesia, kata Luhut, akan menjadi pasar penerbangan terbesar ke-4 di dunia. Hal itu melihat aspek geografis Indonesia juga sebagai negara kepulauan. Bahkan diasumsikan kebutuhan bahan bakar pesawat tembus 7.500 ton liter hingga tahun 2030.

"Oleh karena itu, intervensi untuk mengurangi emisi karbon menjadi penting. Dari berbagai data dan kajian, bisa saya simpulkan bahwa SAF adalah solusi paling efektif untuk mewujudkan masa depan penerbangan yang ramah lingkungan di Indonesia," ujar Luhut.

"Sehingga upaya menciptakan Bahan Bakar Aviasi Ramah Lingkungan (SAF) ini bukan hanya menjadi inovasi semata, melainkan suatu komitmen dalam upaya mengurangi emisi karbon global," pungkasnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
2 hari lalu

BNPB Buka Suara usai Heboh Logo di Pesawat Sitaan Kejagung dalam Kasus Korupsi MBG

14 hari lalu

Pemerintah Pesan Pesawat Beriev hingga 2.000 Truk Pemadam untuk Tangani Karhutla

15 hari lalu

Asap Karhutla Bikin 254 Penerbangan di Kalimantan Batal dan Tertunda

17 hari lalu

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54.394 Personel untuk Atasi Karhutla sejak Agustus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal