Luhut Minta Penjualan Kendaraan Berbasis BBM Dibatasi Demi Percepat Penggunaan Kendaraan Listrik

Heri Purnomo
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan meminta pembatasan penjualan kendaraan berbasis BBM untuk mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik. (Foto: Tangkapan Layar)

"Saya menemukan data yang dihitung oleh Industri Kendaraan Bermotor bahwa secara rata-rata konsumsi BBM untuk satu unit mobil mencapai 1.500 liter/tahun dan 305 liter/tahun untuk motor," kata dia.

"Bisa kita semua bayangkan ketika dua jenis kendaraan ini kebanyakan menggunakan BBM bersubsidi, maka sudah pasti yang terjadi adalah membengkaknya subsidi BBM," sambungnya.

Atas dasar hal tersebut, Luhut mengatakan, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi demi meredam kenaikan anggaran subsidi BBM. Salah satunya lewat percepatan adopsi penggunaan "Electric Vehicle" (EV) di Indonesia. 

"Untuk itu, pemerintah saat ini sedang merumuskan berbagai kebijakan mengenai pemberian insentif bagi kendaaran EV roda dua dan roda empat. Skema insentif yang akan diberikan masih dihitung bersama agar kita dapat menemukan rumusan yang terbaik demi mendorong pertumbuhan pangsa pasar yang besar bagi percepatan adopsi kendaraan listrik di tanah air," ucapnya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 jam lalu

Panik Salah Isi BBM di SPBU, Ini Hal Penting Harus Dilakukan

7 jam lalu

Harga BBM Pertamina 6 Oktober 2026 Terbaru, dari Pertalite hingga Pertamax

23 jam lalu

ESDM Ungkap Biang Kerok Antrean Pertalite Mengular di Sejumlah Daerah

3 hari lalu

Harga BBM Pertamina 3 Oktober 2026 Terbaru, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal