Luhut Sebut KPK Sudah Kantongi Nama Perusahaan yang Ekspor Nikel Ilegal

Heri Purnomo
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama perusahaan yang mengekspor nikel ilegal sebanyak 5 juta ton. Namun, dia tidak membeberkan nama-nama perusahaan tersebut.

"Pak Firli bilang sudah dapat (nama perusahaan pengekspor nikel)," ujar Luhut saat ditemui di Menara Danareksa, Jakarta, Senin (24/7/2023).

Luhut menambahkan, pihaknya juga belum mengetahui secara pasti apakah perusahaan tersebut berada di Indonesia atau di luar negeri.

"Nanti kita cek," tuturnya.

Sebelumnya, Luhut telah meminta kepada KPK dan pihak terkait untuk menelisik sumber dan dana ekspor nikel ilegal.

"Jadi, persoalan kita ini seperti ada 5 koma berapa juta ton nikel penyelundupan. Pak Firli kasih tau saya, 'udah tau ini pak?' Memang saya sudah bilang usut daripada sumbernya, itu enggak susah. Nanti tunggu aja tanggal mainnya," ucap Luhut dalam acara Bincang Stranas PK, Selasa (18/7/2023). 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
19 jam lalu

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Klaten Hamenang, Sita Uang hingga Perhiasan

19 jam lalu

Prabowo bakal Luncurkan Layanan Perlinsos Digital 10 November

21 jam lalu

Viral Video Menteri Nusron Wahid Dijemput Paksa, Jubir KPK Buka Suara

24 jam lalu

KPK Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Suap di Rejang Lebong, Susul Bupati Fikri Thobari 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal