Malaysia Bakal Larang Ekspor Harta Karun Ini untuk Tingkatkan Industri Dalam Negeri

Aditya Pratama
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim. (Foto: Reuters)

“Undang-undang tersebut dapat menimbulkan dampak negatif terhadap potensi investasi di Malaysia dari pihak China, yang telah melirik negara-negara Asia lainnya untuk mendapatkan senyawa tanah jarang yang belum diproses atau dicampur sebagai bahan baku untuk fasilitas pengolahan (tanah jarang) di China Selatan,” ujar Merriman.

Lynas Rare Earths Ltd, produsen logam tanah jarang terbesar di Australia, memiliki pabrik di Malaysia untuk memproses konsentrat yang diperolehnya di Australia.

Tidak jelas apakah rencana larangan ekspor Malaysia akan berdampak pada Lynas. Malaysia telah memberlakukan pembatasan pada beberapa operasi pemrosesan Lynas, dengan alasan kekhawatiran mengenai tingkat radiasi dari proses cracking dan leaching.

Lynas membantah tuduhan tersebut dan mengatakan hal itu sesuai dengan peraturan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
23 jam lalu

Pesan Haru Mahathir Mohamad untuk Istri Tercinta Siti Hasmah yang Meninggal Hari Ini 

23 jam lalu

Jenazah Istri Mahathir Mohamad Siti Hasmah Dimakamkan Sore Ini

1 hari lalu

Mengenang Siti Hasmah, Sang Dokter yang Mengabdikan Hidupnya untuk Kesehatan Ibu dan Anak

1 hari lalu

Profil Siti Hasmah, Istri Mahathir Mohamad yang Meninggal Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal