Inisiatif kerja sama ini, lanjut Royke, merupakan salah satu upaya Bank Mandiri untuk terus memberikan nilai tambah kepada mitra serta upaya mendukung program Gerakan Nasional Nontunai.
Bank Mandiri sendiri saat ini telah menerbitkan kartu berlogo Mandiri e-Money mencapai lebih dari 21,6 juta kartu. Hingga akhir Juli 2020, frekuensi finansial Mandiri e-Money mencapai 469 juta transaksi dengan nilai lebih dari Rp7,4 triliun.
Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan, bahwa kolaborasi ini merupakan salah satu implementasi budaya AKHLAK bagi setiap BUMN. Penggunaan kartu Commuter Pay juga dapat menjadi salah satu alternatif untuk mengurangi transaksi dengan uang tunai.
“Pada masa pandemi ini, KAI dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) terus melakukan pengaturan antrean di stasiun. Dengan Commuter Pay, pengguna akan lebih mudah untuk naik KRL Commuter Line dan tidak perlu mengantre dua kali, yaitu antri isi ulang atau membeli Tiket Harian Berjaminan (THB) serta antri menuju masuk gate elektronik stasiun,” kata Didiek.
Pada Juli 2020, dibanding THB, penggunaan Uang Elektronik Perbankan dan Kartu Multi Trip (KMT) pada layanan KRL mencapai 75 persen. Persentase tersebut meningkat dibandingkan Juli 2019 sebesar 69 persen.