Mark Zuckerberg Dinilai Terlalu Ambisius Kembangkan Metaverse, Alami Kerugian Miliaran Dolar AS

Jeanny Aipassa
CEO Meta, Mark Zuckerberg, dinilai terlalu ambisius mengembangkan proyek Metaverse. (Foto: Reuters)

Meta telah menghabiskan miliaran dolar untuk produk-produk terkait metaverse seperti headset realitas virtual, meskipun produk semacam itu adalah niche dan tidak memberi jaminan bahwa orang akan berbondong-bondong ke sana. 

Dalam laporan pendapatannya bulan lalu, Meta mengungkapkan bahwa Reality Labs, bagian dari perusahaan yang mengerjakan metaverse, mengalami kerugian operasi sebesar 3,67 miliar dolar AS atau sekitar Rp56,927 triliun.

Reality Labs juga mengalami pendapatan terendah sejak kuartal terakhir tahun 2020. Perusahaan memperkirakan kerugian operasional untuk Reality Labs meningkat tahun depan.

Dalam pengumuman PHK massal pada Rabu (9/11/2022, diketahui bahwa tim peneliti yang bekerja untuk Reality Labs tidak terkena dampak. 

Mr. Zuckerberg mengendalikan Meta melalui struktur saham khusus yang secara efektif memungkinkan dia sendiri untuk menentukan arah perusahaan. 

Ini juga membantu melindunginya dari risiko dipaksa keluar dari kekuasaan oleh investor luar, tidak seperti eksekutif seperti John Foley dari perusahaan kebugaran Peloton, yang harus mundur setelah salah menghitung dampak ekonomi dari pandemi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Kerugian Fraud Turun Jadi Rp6 Triliun

57 tahun lalu

Fitur Username WhatsApp Tidak Aman dan Rentan Penipuan? Meta Buka Suara!

57 tahun lalu

Bukan Cuma Pakai Kata Sandi, Begini Cara Pelaku Judi Online Menjebak Korban

57 tahun lalu

Meta Bongkar Modus Baru Judi Online, Pelaku Manfaatkan Kolom Komentar Media Sosial

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal