Matahari Department Store Tidak Khawatir Rupiah Melemah

Raharjo Padmo
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) tak khawatir meski rupiah hampir menyentuh level Rp14.000 per dolar AS. (Foto: Okezone.com

Clarissa mengatakan, perusahaan justru khawatir dengan kondisi daya beli masyarakat yang belum pulih. Pada tahun lalu, pertumbuhan rata-rata penjualan tiap gerai (same store sales growth) turun 1,2 persen. Pada tahun ini, Matahari Department Store menargetkan penjualan rata-rata tiap gerai tumbuh antara 4-6 persen.

Sebelumnya, Roy Nicholas Mandey, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berharap pelemahan rupiah tidak berlangsung lama, karena bisa merugikan pelaku usaha.

“Kalau (pelemahan rupiah) tidak teratasi, kita akan merasakan di kuartal berikutnya,” kata Roy.

Sejauh ini, kata dia, pelaku usaha ritel masih bertahan, sehingga belum menaikkan harga jual produknya. Namun, tidak tertutup kemungkinan adanya kenaikan harga bila rupiah terus bertahan di level saat ini dalam kurun waktu yang lama.

Roy berharap pemerintah bersama Bank Indonesia bisa segera mengatasi kondisi ini dengan menerapkan kebijakan baik fiskal maupun moneter, supaya rupiah kembali menguat. Secara umum, dia menargetkan industri ritel tahun ini bisa tumbuh antara 5 – 6 persen, lebih cepat dibandingkan tahun lalu yang tumbuh 3,7 persen.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.907 per Dolar AS

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

MSCI Beri 2 Catatan Negatif untuk Pasar Modal Indonesia, Status Emerging Market Lepas?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal