“Saat ini, sudah tidak aneh jika nasabah dapat melakukan berbagai transaksi keuangan, seperti transfer antar bank, pembayaran tagihan, dan investasi, kapan saja dan di mana saja melalui smartphone mereka. Layanan perbankan digital umumnya juga lebih terjangkau dibandingkan layanan perbankan konvensional. Nasabah dapat membuka rekening dan melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa perlu datang ke kantor bank," ucapnya.
Berdasarkan hal tersebut, Parman mengungkapkan jika tahun 2024 mendatang, tren perkembangan layanan perbankan digital akan semakin modern dan impresif.
"Paling dominan itu ya bank-bank akan semakin meningkatkan akseptansi pengalaman pengguna dengan menerapkan desain yang user-friendly. Mereka juga akan meningkatkan fitur-fitur yang dapat membantu nasabah dalam mengelola keuangan mereka, mungkin seperti fitur budgeting atau tracking ya," tutur Parman.
Fitur dan layanan finansial yang terintegrasi juga akan menjadi tren yang semakin populer di tahun 2024.
“Model bisnis Banking as a Service (BaaS) juga menurut saya akan semakin diminati, di mana perusahaan non-bank dimungkinkan untuk menyediakan layanan keuangan melalui pemanfaatan infrastruktur bank atau lembaga keuangan berlisensi. Ini yang sedang kami lakukan juga di aplikasi MotionBank milik MNC Bank," katanya.