Menang PKPU, 97,46 persen kreditur setujui proposal perdamaian Garuda Indonesia.
Suparjo Ramalan

JAKARTA, iNews.id - PT Garuda Indonesia Tbk berhasil mendapatkan persetujuan perdamaian dari para krediturnya. Hasil pemungutan suara (voting) dalam proses penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) perseroan, 97,46 persen kreditur menyetujui proposal restrukturisasi utang

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, jumlah tersebut merupakan angka tertinggi dari yang ditetapkan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat dalam proses PKPU. Hasil rekapitulasi dari pengukuran suara atau voting ini dibacakan oleh Tim Pengurus PKPU. 

"97,46 ini merupakan angka yang tinggi. Artinya, ini kepercayaan kepada Garuda Indonesia. Kami sangat memahami bahwa ada yang tidak setuju dengan proposal kami. Kami berkomitmen dengan yang disampaikan di proposal perdamaian," kata Irfan, menanggapi hasil rekapitulasi, Jumat (17/6/2022). 

Adapun hasil rapat pengumuman suara atas perdamaian Garuda Indonesia pada 17 Juni 2022 sebagai berikut:

Pertama, dari 365 kreditur konkuren, yang mengikuti voting secara fisik sebanyak 326 kreditur dan secara online 39 kreditur dengan rotal 12.479.432 hak suara. Kedua, kreditur konkuren yang setuju terhadap proposal perdamaian sebanyak 347 kreditur atau sebesar 95,07 persen dari jumlah kreditur konkuren yang hadir.

"Artinya ini headcount, dan dengan total suara 12.126.455 yang ada bersama-bersama mewakili 97,46 persen dari seluruh suara kreditor konkuren yang hadir dalam rapat hari ini," ujar Tim Pengurus PKPU. 

ketiga, kreditur konkuren yang menolak rencana perdamaian sebanyak 15 kreditur atau 4,11 persen dari jumlah kreditur konkuren yang hadir dengan total suara 302.058 dan mewakili 2,424 persen dari seluruh suara kreditor konkuren dalam rapat.



Editor : Jujuk Ernawati

BERITA TERKAIT