Menhub Sudah Siapkan Strategi kalau Harga Tiket Pesawat Kembali Naik

Rully Ramli
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi. (Foto: iNews.id/Isna Rifka Sri Rahayu)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan strategi baru jika maskapai tidak menurunkan atau kembali menaikkan harga tiket pesawat. Penerapan tarif variasi lewat sistem subclass pesawat menjadi salah satu opsi.

Sejauh ini, maskapai besar seperti Garuda Indonesia dan Lion Air telah menurunkan harga tiket pesawat. Namun, tidak tertutup kemungkinan harganya kembali naik karena pemerintah hanya mengatur tarif batas bawah (TBB) dan tarif batas atas (TBA).

"Tarif batas atas sudah tidak ada penurunan. Kita tinggal bikin subclass saja kalau (tarif) belum turun," kata Budi di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (3/4/2019).

Budi mengatakan, maskapai memiliki sistem subclass di setiap kelas, termasuk kelas ekonomi. Setiap subclass menawarkan fasilitas yang berbeda-beda, seperti besaran jatah bagasi, biaya penjadwalan ulang tiket, jenis makanan yang diperoleh, dan masa berlaku tiket.

"Subclass itu contohnya, yang boleh full price itu 20 persen, 20 persen lagi itu tarifnya 70 persen (dari tarif normal), tapi nanti kita tentukan," katanya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Pelita Air Kembali Raih Penghargaan On-Time Performance Terbaik, Dirut Ungkap Strategi Operasionalnya

4 hari lalu

Harga Avtur Melonjak, Kemenhub Naikkan Biaya Tambahan Tiket Pesawat Jadi 40 Persen

2 bulan lalu

Inflasi Juni 2026 Tembus 0,44%, Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat jadi Pemicu

2 bulan lalu

Resmi! Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN Selama Libur Sekolah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal