Menkeu: Pemerintah Harus Ciptakan Kultur Peka Data dan Pelayanan

Shelma Rachmahyanti
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. (Foto: dok iNews)

"Kalau di keuangan jelas sangat banyak. Kami ada penerimaan pajak bea dan cukai, penerimaan negara bukan pajak. Dari sisi belanja, dari mulai belanja pemerintah pusat, kementerian-kementerian yang membelanjakan dengan kode-kode untuk apa saja belanja pegawai, belanja barang, belanja modal, belanja dengan output outcome yang akan tercapai,” ungkap Sri Mulyani.

Dia menjelaskan, negara memiliki banyak sekali data. Di mana, pemerintah tentu memiliki tanggung jawab untuk terus mampu merumuskan kebijakan dan langkah-langkah.

“Jadi data begitu banyak, sebagai pemerintah tentu eksekutif. Kita memiliki tanggung jawab untuk terus mampu merumuskan kebijakan dan langkah-langkah di dalam rangka membangun Indonesia menuju cita-citanya dan selalu merespons jika terjadi suatu masalah,” ujar Sri Mulyani. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
12 jam lalu

APBN Tekor Rp319 Triliun di September 2026, Menkeu Suahasil: Memang Didesain Defisit

20 jam lalu

Menkeu Suahasil Ungkap Dividen Danantara Tak Masuk APBN 2026-2027, Ini Alasannya

3 hari lalu

Suahasil Siapkan Pos Anggaran untuk K/L Baru: Administrasi dalam Proses 

13 hari lalu

Wujudkan Transformasi Layanan, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal