Menko Airlangga dan Menteri Perladangan Malaysia Perjuangkan Minyak Sawit di Uni Eropa

Michelle Natalia
Menko Airlangga dan Menteri Perladangan Malaysia perjuangkan minyak sawit di Uni Eropa. Foto: Kemenko Perekonomian

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Deputi Perdana Menteri sekaligus Menteri Perladangan dan Komoditi Malaysia Dato’ Sri Haji Fadillah Bin Haji Yusof memperjuangkan minyak sawit di Luncheon Meeting. Acara ini diselenggarakan pada di Brussels, Belgia pada Selasa (30/5/2023).

Menko Airlangga di hadapan para CEO/perwakilan dari berbagai industri kunci minyak sawit di Uni Eropa (UE), menyampaikan sejumlah concern terkait perlakuan diskriminatif UE terhadap minyak sawit. 

“Kedatangan Joint MissionIndonesia – Malaysia ke Uni Eropa kali ini berada di momen kritis. Kami menyampaikan concern dan ketidaksetujuan kami kepada Uni Eropa yang
kembali mendiskriminasi komoditas ekspor unggulan, terutama kelapa sawit yang berdampak negatif pada industri, perdagangan, dan para petani kecil (smallholders) kelapa
sawit, melalui kebijakan EU Deforestation-Free Regulation (EUDR),” kata dia, dalam keterangannya, Rabu (31/5/2023).

Kebijakan tersebut mengecilkan upaya Indonesia yang berkomitmen untuk menyelesaikan permasalahan menyangkut isu perubahan iklim hingga perlindungan biodiversity sesuai dengan kesepakatan, perjanjian dan konvensi multilateral seperti Paris Agreement dan UN 2030 SDG Agenda.

“Negara anggota CPOPC secara ketat sudah mengimplementasikan berbagai kebijakan di bidang konservasi hutan. Bahkan level deforestasi di Indonesia turun 75 persen pada periode 2019-2020. Indonesia juga sukses mengurangi wilayah yang terdampak kebakaran hutan menjadi 91,84 persen,” ujar Airlangga.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
9 jam lalu

Prabowo bakal Bicara soal Pandangan RI saat Hadiri KTT BRICS di India

1 hari lalu

Indonesia Prihatin Konflik di Yaman Memanas, Serukan Upaya Diplomasi

4 hari lalu

Tragis! Helikopter Medis Jatuh di Malaysia, 5 Orang Tewas termasuk Perawat dan Pasien

4 hari lalu

Pepabri: Indonesia Tersendat Jadi Bangsa Besar karena Banyak Kegaduhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal