Menko Luhut: 10 Investor Besar Asal China siap Bangun Kawasan Industri Hijau di Kalimantan Utara

Iqbal Dwi Purnama
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan .(Foto: iNews/Dicky Wismara)

Dia menjelaskan, pembangunan kawasan industri hijau tersebut memerlukan biaya yang tidak sedikit namun memiliki potensi sumberdaya yang melimpah untuk di olah.

Misalnya untuk pembangunan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air) diperkirakan Luhut menelan biaya hingga 10 miliar doar AS sampai 12 miliar dolar AS. Selain itu untuk pengembangan pelabuhan biayanya bisa mencapai 1 miliar dolar AS.

"Belum lagi untuk pelabuhan yang menjorok ke tengah laut karena kedalaman yang dangkal di sisi pantai yang juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit, paling tidak hampir 1 miliar dolar AS untuk pengembangan pelabuhan saja," tutur Menko Luhut.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
4 tahun lalu

Kerja Sama dengan China dan Arab Saudi, Jokowi Klaim Kawasan Industri Hijau Indonesia Terbesar di Dunia

Nasional
5 jam lalu

Utang Luar Negeri RI Naik Jadi Rp7.389 Triliun per Januari 2026

Internasional
4 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Nasional
6 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal