Menkominfo Pastikan Larang Aplikasi Temu Masuk RI: Bisa Rusak UMKM

Tangguh Yudha
Menkominfo Budi Arie Setiadi memastikan aplikasi Temu yang bisa menghubungkan konsumen dan produsen secara langsung tidak boleh masuk ke Indonesia. (Foto: MNC Portal)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi memastikan aplikasi Temu yang bisa menghubungkan konsumen dan produsen secara langsung tidak boleh masuk ke Indonesia. Menurutnya, aplikasi e-commerce asal China ini berpotensi merusak ekosistem bisnis di Tanah Air, terutama Usaha Mikro Kecil, dan Menengah (UMKM).

"Gak, Temu ga bisa (masuk) karena merusak ekonomi terutama UMKM Indonesia. Kita ga akan kasih kesempatan," ucap Budi Arie kepada wartawan, Selasa (2/9/2024).

Budi Arie menambahkan, kehadiran Temu di Indonesia dapat membuat masyarakat merugi, alih-alih menghadirkan peluang bagi masyarakat untuk bisa lebih produktif.

Dia pun menegaskan bahwa Kominfo tidak akan membiarkan hal tersebut terjadi.

"Kan kita mau jadi ruang digital itu untuk membuat masyarakat produktif dan lebih untung, kalau membuat masyarakat rugi buat apa. Kita akan larang. Hancur UMKM kita kalau dibiarin," ucapnya.

Untuk diketahui, aplikasi Temu sejak beberapa waktu lalu telah menjadi sorotan. Sistem yang diusungnya dikawatirkan menjadi ancaman karena pabrik bisa langsung menjual produk mereka ke konsumen.

Aplikasi Temu hadir dengan memotong jalur distribusi penjualan barang, yang jika menyasar pangsa pasar Indonesia yang konsumtif, situasi tersebut jelas mematikan geliat bisnis UMKM lokal.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
4 hari lalu

Fenomena Jastiper Bikin Produk Lokal Makin Laris, Ini Faktanya!

4 hari lalu

Menteri Maman Ajak Partai Perindo Dorong Program Pemberdayaan UMKM di Daerah

6 hari lalu

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Ekonom Soroti Efek Domino ke Ekonomi RI

11 hari lalu

Kapolri Tinjau Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026, Dukung UMKM Berdaya Saing Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal