Menperin Ungkap Perusahaan Jepang Sempat Protes karena Pajak Mobil Hybrid Dinaikkan

Ferdi Rantung
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Humas Kemenperin)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah berencana menaikkan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Rencana itu sempat diprotes oleh perusahaan otomotif asal Jepang.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan dirinya ke Jepang pada 10-11 Maret 2021 menyosialisasikan perubahan aturan pajak tersebut.

"Kami diminta Bapak residen untuk menyosialisasikan rencana pemerintah dalam revisi PP 73/2019 tersebut" katanya dalam Market Review IDX Channel, Kamis (18/3/2021).

Menperin menyebut, revisi atas PP 73/2019 tersebut sempat memengaruhi rencana investasi produsen mobil Jepang di Tanah Air. Pasalnya, mereka sudah berencana mengembangkan tak hanya mobil listrik, namun juga mobil hybrid.

"Saat awal kami jelaskan, mereka merasa keberatan soal revisi tersebut, kemudian kami jelaskan latar belakang dari revisi tersebut akhirnya mereka bisa diyakinkan dan melanjutkan rencana investasinya" katanya.

Dalam kunjungan selama dua hari itu, Menperin mendatangi perusahaan otomotif Jepang. Toyota misalnya, berjanji untuk melanjutkan rencana investasi Rp28 triliun untuk membangun mobil hybrid dan listrik.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Mobil
2 hari lalu

Bidik Pasar Otomotif Indonesia, Lepas Beberkan Strategi Global

Nasional
5 hari lalu

Taksi Listrik Green SM Jadi Sorotan Publik usai Terlibat Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Mobil
10 hari lalu

Mobil Listrik Mungil Smart Concept #2 Siap Guncang Eropa

Nasional
11 hari lalu

BBM Bikin Menjerit, Mobil Listrik Dinilai Jadi Penumpang Pasar Otomotif

Mobil
11 hari lalu

Mobil Listrik Booming di Tengah Kenaikan Harga BBM, EV Jadi Mesin Pertumbuhan Otomotif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal