Menteri ESDM Prioritaskan Perusahaan yang Penuhi 100 Persen DMO untuk Ekspor Batu Bara

Athika Rahma
Menteri ESDM prioritaskan perusahaan yang penuhi 100 persen DMO untuk ekspor batu bara. (Foto: Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan, pencabutan larangan ekspor batu bara masih menunggu pengumuman PLN terkait situasi stok di pembangkit listrik. Ketika ekspor batu bara sudah dibuka, maka izin ekspor akan diprioritaskan bagi produsen yang sudah memenuhi kewajiban Domestic Market Obligation atau DMO sebesar 100 persen.

"Yang kita prioritaskan adalah bagi para produsen yang memenuhi 100 persen DMO-nya untuk diberikan prioritas pertama. Sedangkan yang belum memenuhi (DMO) agar memenuhi terlebih dahulu," kata Arifin dalam konferensi pers, Rabu (12/1/2022).

Menurutnya, pemerintah sudah menetapkan sanksi disiplin bagi produsen yang tidak memenuhi kewajiban DMO. Oleh karena itu, jika ingin ekspor diizinkan, produsen yang belum memenuhi kewajiban DMO sampai 100 persen atau bahkan yang masih 0 persen harus menyelesaikan tanggung jawabnya terlebih dahulu.

Saat ini, Arifin bersama jajaran menteri terkait tengah menunggu pernyataan dari PLN mengenai situasi dan kondisi stok batu bara di pembangkit listrik. Rencananya, keputusan terkait larangan ekspor batu bara akan diumumkan sore ini.

"Ekspor, mudah-mudahan sore ini bisa ada statement PLN dan menyatakan suplai aman dan jadwal kedatangan ke seluruh pembangkit, baik PLN dan IPP sudah dipastikan dan sudah ada kontraknya," ujar dia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Tahan Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan Dalam Negeri

57 tahun lalu

Bahlil Kaget Stok Batu Bara PLN Habis di Tengah Tahun: Berarti Ada Sesuatu!

57 tahun lalu

PLTU Pelabuhan Ratu Mulai Gunakan Biomassa Sorgum, Kurangi Penggunaan Batu Bara

57 tahun lalu

Tempo Scan Buka Suara soal Richard Muljadi yang Ditangkap Kejagung: Tak Punya Keterkaitan Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal