Menteri ESDM Sebut PLTS Akan Dominasi Energi Baru Terbarukan

Oktiani Endarwati
Energi baru terbarukan (EBT) akan menjadi tren penggunaan energi di masa depan. (Foto: ilustrasi/AFP)

JAKARTA, iNews.id - Energi baru terbarukan (EBT) akan menjadi tren penggunaan energi di masa depan. Pemerintah telah menetapkan penggunaan bauran EBT mencapai 23 persen pada 2025 dan 31 persen pada 2050.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif mengatakan, 50 persen EBT ke depan akan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang bersumber dari tenaga matahari.

"Kita petakan di mana yang paling besar tingkat radiasi mataharinya. Ternyata ada juga bayu terutama di daerah-daerah Timur-Selatan Indonesia. Contohnya Nusa Tenggara Timur yang sumber tingkat radiasinya tinggi. Ini yang sedang kami hitung," kata Arifin dalam diskusi virtual, Senin (8/3/2021).

Menurut Arifin, pengembangan EBT tak mudah meski potensi energi tersebut di Indonesia sangat besar. Pasalnya, EBT membutuhkan biaya yang banyak. Misalnya, keandalan PLTS saat ini baru 5-6 jam saja, sehingga membutuhkan investasi tambahan untuk baterai.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
9 hari lalu

Target PLTS 100 GW Dikebut 3 Tahun, 250 Bendungan Disiapkan Jadi Ladang Energi Surya

10 hari lalu

Wamen ESDM Sebut EBT Bikin Harga Listrik Lebih Murah, Begini Dampaknya ke Industri

16 hari lalu

PLN IP Kembangkan 4 Proyek PLTS 490 MW, Dukung Target Energi Surya 100 GW

18 hari lalu

Bahlil Targetkan Pembangunan PLTS 100 GW Dikerjakan Bertahap dalam 3 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal