Menteri ESDM Ungkap Alasan Perusahaan AS Mundur dari Proyek Gasifikasi Batu Bara RI

Atikah Umiyani
Menteri ESDM Arifin Tasrif ungkap alasan perusahaan AS mundur dari proyek gasifikasi batu bara RI. (Foto: Istimewa)

"Pokoknya (insentif) lebih dari yang lain, kan ada Inflation Reduction Act itu yang menyebabkan investor banyak lari ke sana," ucap Arifin.

Sementara itu, Air Products and Chemicals, Inc tidak hanya keluar dari proyek kerja sama dengan PT Bukit Asam (PTBA) dan Pertamina terkait gasifikasi batu bara menjadi DME. Namun juga memutuskan hengkang dari proyek batu bara di Indonesia lainnya, yaitu proyek gasifikasi batu bara menjadi etanol dengan perusahaan Bakrie Grup, yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia.

Kendati demikian, Arifin memastikan proyek hilirisasi batu bara menjadi DME akan tetap berjalan. DME sendiri merupakan salah satu jenis alternatif bahan bakar pengganti LPG.

"DME tetap harus jalan dong, entah (proyek) DME yang mana, pokoknya harus jalan," kata dia.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
23 jam lalu

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Arahan Prabowo

12 hari lalu

Prabowo Hadiri Peluncuran Buku Bahlil: Saya Juga Alumni Partai Golkar

21 hari lalu

Prabowo Prioritaskan Akses Listrik Desa, Proyek PLTS 100 GW Segera Dimulai

29 hari lalu

Bus Hidrogen-Diesel Perdana Diluncurkan, Siap Mengaspal di Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal