"Ini membuktikan KUR tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tapi benar-benar mendorong usaha produktif untuk tumbuh dan naik kelas," ujar Airlangga.
Pada 2026, pemerintah menetapkan target penyaluran KUR sebesar Rp295 triliun. Dari jumlah tersebut, ditargetkan sebanyak 65 persen penyaluran menyasar sektor-sektor produksi.
Dengan kebijakan yang tidak membatasi frekuensi akses pembiayaan murah, Airlangga menekankan tidak ada alasan lagi bagi UMKM untuk tak naik kelas dan bersaing.
"Dengan kebijakan yang tepat dan pelaksanaan yang konsisten, kami yakin program-program ini akan terus menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkeadilan," ucap Airlangga.